
Aktivitas Utama Desa Wisata Bresela

BRESELA ADVENTURE PARK : Outbound in Jungle
Aktivitas Outbound in Jungle di Desa Bresela:
Flying Fox
High Rope
Spider Web
Soft and Hard Jungle Trekking
Dinner in Jungle
Bike Adventure
Harvest Beras & Ubi
Aktivitas kolaborasi dengan abiansilA adventure :
ATV
Paintball
Cycling
BRESELA ADVENTURE PARK : Glamping in Jungle
Glamping di tengah hutan Desa Bresela. Glamping ini juga ditujukan juga untuk market incentives serta family leisures yang ingin datang ke Desa Bresela. Pengalaman yang didapatkan melalui Bresela Glamping in Jungle adalah pengunjung akan merasakan pengalaman menginap di dalam hutan yang masih asri dan “perawan”.
Fasilitas-fasilitas yang ditawarkan dari pembuatan Glamping ini adalah sebagai berikut:
Games
Bonfire
Barbeque


Melukat Bresela
Tempat pembersihan diri atau yang disebut tempat Melukat merupakan tempat yang dijadikan oleh Umat Hindu sebagai tempat untuk membersihkan diri dari sifat-sifat negatif yang ada pada diri manusia. Tidak hanya untuk Umat Hindu, namun juga terbuka untuk umat agama lain yang ingin membersihkan diri. Tempat melukat ini akan dikelola oleh masyarakat Desa Bresela dengan menggunakan 2 orang Pemangku (pendeta) yang bertugas untuk memimpin proses melukat untuk umat. Fasilitas yang akan disediakan berupa toilet, tempat sembahyang (pelinggih), tempat parkir, dan kotak dana punia (sumbangan untuk para umat yang bersifat tidak wajib).
Omah Ubi Sela
Ubi Sela merupakan salah satu hasil tani dari Desa Bresela. Omah Ubi Sela merupakan rumah produksi pengembangan produk berbahan dasar Ubi Sela (Ubi jalar) seperti :
Kolak sela
Es krim sela
Kripik sela
Nugget sela
Brownies sela


Kerajinan Dulang
Desa Bresela merupakan salah satu desa yang terkenal sebagai penghasil dulang yang terbuat dari fiber. Hal tersebut membuat kerajinan dulang yang terbuat dari fiber sangat identik dengan Bresela. Dulang dapat dijadikan merchandise sebagai oleh-oleh yang dapat dibeli oleh pengunjung yang datang ke Desa Bresela sebagai kenang-kenangan.
Bentuk-bentuk merchandise dari dulang yang akan dibuat adalah:
Gantungan Kunci
Asbak
Hiasan Meja
Festival Perang Lumpur
Perang Lumpur Bresela ini diadaptasi dari tradisi Mabuug-Buugan yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Badung yang dilaksanakan setiap hari raya Ngembak Geni (satu hari setelah hari raya Nyepi). Festival Perang Lumpur Bresela akan dilakukan setelah Hari raya Galungan yaitu hari Jumat Pahing dan Sabtu Pon. Penentuan festival dilakukan setelah hari raya Galungan karena hari raya Galungan memperingati menangnya dharma melawan adharma (kebaikan melawan keburukan) yang lebih dikenal dengan kalahnya Mayadenawa (adharma) melawan Dewa Indra (dharma).

